Batu Berdahak Akut Sangat Sulit Di Obati

Posted by Neng Novie on


SEMUA orang pasti batuk. Ada yang ringan, ada yang berat. Ada yang berdahak, ada yang kering. Entah karena sudah biasa, orang lalu menganggap remeh batuk. Masalahnya, jika tidak diobati, terjadi infeksi. Dan jika sudah akut, kemungkinan besar sulit diobati.

Sebenarnya, batuk berfungsi untuk membersihkan tenggorokan dan saluran pernapasan. Tetapi bila berlebihan, itu sudah merupakan suatu penyakit. Batuk biasanya timbul secara mendadak. Bisa karena masuk angin, influenza atau pun sinusitis. "Selain menimbulkan kerugian apabila batuk berdahak berlebihan, pada dasarnya batuk berguna untuk membersihkan saluran pernapasan juga. Semua yang ada dalam tenggorokan akan terangkat lewat batuk," ungkap dr Nirwan Arief.
Obat Batuk, Obat Batuk Tradisional, Obat Batuk Alami, Obat Batuk Berdahak, Obat Batuk Herbal, Obat Batuk Kering, Obat Batuk Anak, Obat Batuk Bayi, Obat Batuk Ibu Hamil, Obat Batuk Pilek
Batuk adalah sebuah refleks fisiologi untuk melindungi tubuh dari benda-benda asing yang masuk ke tenggorokan. Dalam jalan udara di tenggorokan ada banyak rambut getar yang terus bergerak dan berfungsi untuk menyapu bersih benda-benda asing yang masuk ke tenggorokan, tubuh akan berusaha mengeluarkannya dengan cara batuk. Tapi batuk juga bisa menjadi gejala dari sesuatu penyakit.

Faktor Penyebab

Batuk disebabkan oleh adanya peradangan pada lapisan lendir saluran pernapasan. Ada batuk berdahak akut karena infeksi disebabkan oleh bakteri atau virus, misalnya tubercolosa, influenza, dan campak. Sedangkan batuk berdahak yang tidak disebabkan oleh infeksi, antara lain alergi, asma, atau pun debu. Sekadar diketahui, penyakit asma juga disertai batuk. Jika penderita asma terkena udara dingin, asma yang dideritanya akan kambuh. Dan itu biasanya disertai dengan batuk.

Selain itu, ada pula batuk berdahak yang tidak disebabkan oleh infeksi yaitu makanan yang merangsang tenggorokan. Ada pula karena kanker. Batuk karena orang sering merokok sulit diatasi hanya dengan obat batuk simtomatik. Batuk berdahak pada orang yang sakit disebabkan oleh adanya kalainan dalam tubuh terutama pada saluran napas atau bronkitis.

Gejala-gejala

Batuk berdahak pada umumnya disebabkan oleh influenza. Gejalanya yaitu demam yang tinggi disertai otot tubuh yang kaku, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Namun batuk berdahak juga timbul akibat peradangan pada paru-paru.

Jika tidak segera diobati, bisa terjadi batuk berdahak akut. Bila sudah akut kemungkinan besar sulit diobati. Tambahan lagi, batuk berdahak yang berlebihan akan menimbulkan infeksi. Batuk berdahak yang terlalu sering akan membuat tenggorokan menjadi luka dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pernapasan.

Pengobatan

Ada dua cara mengobati batuk berdahak ini, yaitu dengan obat dan tanpa obat. Batuk berdahak yang masih ringan dapat dikurangi dengan cara sering minum air putih. Gunanya adalah untuk membantu mengencerkan dahak dan mengurangi iritasi atau rasa gatal. Hindari tempat yang berdebu atau pun makanan dan minuman yang dapat merangsang tenggorokan. Hindari juga udara malam karena suhunya yang dingin.

Cara lain adalah minum obat batuk. Tapi tidak boleh sembarangan. Obat batuk yang digunakan harus sesuai dengan jenis batuk. Obat batuk dapat dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu ekspektoran (pengencer dahak) dan antitusif (penekan batuk). Batuk berdahak akibat infeksi bisa juga diobati dengan antibiotik. Batuk berdahak karena virus dapat diobati dengan obat anti jamur. Sementara batuk berdahak karena asma dapat diobati dengan obat asma seperti obat inhalasi (inhaler), obat makan, dan suntik. Bila batuk berdahak sudah akut, perlu dipikirkan untuk melakukan operasi. Setelah itu ada kemoterapi dan sinar.

More aboutBatu Berdahak Akut Sangat Sulit Di Obati

Madu Obat Batuk Paling Ampuh untuk Anak Daripada Obat Batuk

Posted by Neng Novie on

MADU dikenal mempunyai banyak manfaat. Satu sendok teh madu yang diminum sebelum tidur dapat meredakan batuk dan membantu anak tidur lebih nyenyak. Demikian hasil penelitian terbaru yang dilaporkan para orang tua terhadap anak-anak yang menderita batuk.

Obat tradisional ini lebih baik dari obat batuk maupun perawatan medis modern lainnya. Madu bermanfaat melegakan dan menyembuhkan luka pada tenggorokan. “Banyak sekali para orang tua yang ikut dalam penelitian ini. Dan mereka mengatakan apa yang dianjurkan nenek-nenek kita dulu memang benar, ” kata Kepala Tim Peneliti dari University’s College of Medicine, Negara Bagian Pennsylvania, Dr. Ian Paul. Hasil penelitian ini akan dimuat dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine bulan ini.

Obat Batuk, Obat Batuk Tradisional, Obat Batuk Alami, Obat Batuk Berdahak, Obat Batuk Herbal, Obat Batuk Kering, Obat Batuk Anak, Obat Batuk Bayi, Obat Batuk Ibu Hamil, Obat Batuk Pilek

Dewan kesehatan federal AS lama ini mengeluarkan peringatan supaya tidak menggunakan obat-obatan pereda batuk dan flu untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun. Selain itu, beberapa obat untuk bayi ditarik dari pasaran.

Tiga dokter anak yang juga ikut serta dalam penelitian ini menyarankan agar orang tua menggunakan obat tradisional seperti madu ini. Meski begitu, madu tidak boleh diberikan untuk anak di bawah usia 1 tahun karena dapat mengakibatkan keracunan makanan yang serius.

Penelitian ini melibatkan 105 anak yang menderita infeksi pernasan dari sebuah klinik di Pennsylvania. Orangtua diberikan sebuah tas kertas dengan instruksi dosis di dalammnya. Beberapa orang tua tidak mendapat catatan dosis khusus, beberapa lainnya diberikan instruksi dosis untuk obat flu rasa madu yang mengandung dextromethorphan sesuai dengan usia anak. Beberapa yang lain menggunakan dosis tertentu madu.

Selanjutnya, orangtua diminta untuk memonitor tidur dan batuk anak yaitu, sekali sebelum dan sesudah. Rata-rata anak menderita gejala infeksi pernafasan ini pada skala 7. Setelah penelitian kondisi kesehatan seluruh anak menjadi lebih baik. Namun, anak-anak yang diminumi madu mencapai perkembangan yang lebih baik.

“Berikan dosis sedikit-sedikit maka mereka akan menjadi lebih baik,” kata Pat Jackson Allen, profesor di University School of Nursing, Yale.

Penelitian ini dibiayai Dewan Madu Nasional, sebuah industri yang didiriakan Departemen Pertanian Amerika Serikat. “Namun dewan ini tidak ikut campur terhadap desain penelitian, data maupun hasilnya,” kata Paul.
More aboutMadu Obat Batuk Paling Ampuh untuk Anak Daripada Obat Batuk

Mengapa Batuk Mudah Menyerang?

Posted by Neng Novie on

Siapapun tentu pernah terserang batuk, bahkan ada yang sampai hitungan bulan dan menyebabkan suara hilang sama sekali. Penyakit ini memang terhitung gangguan kesehatan yang paling “merakyat” atau dengan kata lain penyakit yang mudah dijumpai dan tidak pandang bulu, namun bisa mengganggu kualitas hidup.

Obat Batuk, Obat Batuk Tradisional, Obat Batuk Alami, Obat Batuk Berdahak, Obat Batuk Herbal, Obat Batuk Kering, Obat Batuk Anak, Obat Batuk Bayi, Obat Batuk Ibu Hamil, Obat Batuk Pilek

Mengapa batuk mudah menyerang? Karena setiap kali kita menarik napas, sekelompok partikel asing ikut masuk ke dalam tubuh dan secara alami tubuh menjaga saluran pernafasan tetap bersih dengan cara batuk. Jika daya tahan tubuh lemah, virus dan bakteri akan mudah menginfeksi saluran pernafasan bagisan atas dan menimbulkan batuk. Batuk juga merupakan reaksi alergi akibat allergen yang tersebar di udara, kebiasaan merokok atau menjadi perokok pasif, terpapar polusi udara, sinusitis, dan infeksi paru-paru, seperti pneumonal atau bronchitis.

Batuk identik dan muncul bersamaan dengan flu atau influenza yang juga disebabkan oleh virus dengan cara penularan serupa. Pada saat seseorang menderita flu, cairan atau lendir yang terkumpul di rongga hidup dapat turun ke tenggorokan, yang merupakan bagian dari saluran pernafasan bagian atas. Virus yang menginfeksi pada saat gejala flu terjadi akan terbawa kesaluran pernafasan yang lebih bawah dan menyebabkan infeksi pada tenggorokan sehingga meradang. Hal tersebut akan merangsang produksi lendir pada tenggorokan, sehingga menimbulkan gejala batuk. Gejala seperti ini biasa dikenal juga dengan batuk berdaha.

Ada kalanya batuk yang disertai dengan gejala flu lainnya, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin. Itu sebabnya, obat bebas yang ada dipasaran biasanya menggunakan kombinasi formula untuk meredakan batuk dan flu sekaligus.

Jika digunakan sesuai dengan aturan pakai, obat bebas biasanya sudah cukup membantu mengatasi batuk. Namun bila batuk juga disertai dengan demam tinggi, dahak yang kental, berbau atau berwarna kuning kehijauan dan mengeluarkan darah, sebaiknya segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih jauh. Demikian pula jika batuk mengeluarkan darah, berlangsung lebih dari tiga minggu, kesulitan bernafas, terjadi pembengkakan wajah atau tenggorokan, serta timbulnya rasa sakit atau tertekan didada.

More aboutMengapa Batuk Mudah Menyerang?

4 Penyebab Batuk Tidak Sembuh

Posted by Neng Novie on

Untuk meredakan batuk, biasanya dengan mengonsumsi obat batuk. Tetapi, pada beberapa orang cara ini tidak efektif dan batuk kembali datang ketika tidak meminum obat.

Banyak penyebab mengapa batuk tak kunjung reda. Untuk itu, ketahuilah pemicu batuk kronis yang kambuhan, agar bisa menghindarinya.
Obat Batuk, Obat Batuk Tradisional, Obat Batuk Alami, Obat Batuk Berdahak, Obat Batuk Herbal, Obat Batuk Kering, Obat Batuk Anak, Obat Batuk Bayi, Obat Batuk Ibu Hamil, Obat Batuk Pilek
1. Asma dan alergi
Saat dada terasa kencang dan sesak napas disertai batuk adalah gejala karakteristik asma, yang cenderung intensif pada malam hari atau pagi. Ketika gejala asma tiba-tiba muncul, ini dikenal sebagai serangan asma.
Lalu pada orang yang tidak menderita asma, menghirup serbuk sari, debu, rambut hewan peliharaan, dan iritasi udara dapat memicu rhinitis alergi, yaitu reaksi alergi yang dapat menyebabkan batuk, bersama dengan gejala seperti hidung tersumbat dan bersin. Jika demikian, cari tahu apa pemicu alergi dan sebisa mungkin hindari kontak dengan pemicunya.

2. COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease)
COPD terjadi ketika saluran udara dan kantung udara di paru-paru menjadi meradang atau rusak. Hal ini paling sering disebabkan oleh rokok dan banyak terjadi pada usia 45 tahun ke atas. COPD membuat paru-paru menghasilkan lendir berlebihan, yang secara refleks tubuh mencoba untuk menghapusnya dengan batuk. Kerusakan jaringan yang terkait juga dapat membuat sesak napas.
Hal ini harus diperiksakan ke dokter, terutama jika Anda perokok. Untuk menentukan apakah seseorang terkena COPD atau tidak, akan dilakukan serangkaian tes.

3. Infeksi saluran pernapasan
Batuk kronis bisa bertahan lebih lama dari gejala lain (seperti hidung tersumbat dan demam), karena saluran udara di paru-paru tetap peka dan meradang. Kondisi ini disebut sindroma batuk kronis bagian atas.
Infeksi yang lebih serius adalah pneumonia, yang bisa disebabkan bakteri atau virus. Karakteristiknya batuk disertai dahak berwarna kehijauan disertai demam, mengigil, nyeri dada, mual dan rasa lelah.

4. Polusi udara
Polusi udara memang sulit dihindari, terutama di jalan raya. Polusi udara juga penyebab utama batuk tak kunjung reda. Dalam jangka pendek, asap knalpot misalnya bisa membuat batuk kering atau berdahak dan iritasi pada paru-paru. Belum lagi debu-debu di sekitar yang ikut terhirup bersama polusi karbon.

Untuk menghindarinya, gunakalah selalu masker saat Anda pergi ke tempat yang terpapar banyak polusi udara. Usahakan tiap akhir pekan, mengunjungi tempat yang memiliki udara segar untuk membersihkan paru-paru Anda.

More about4 Penyebab Batuk Tidak Sembuh

Batuk Pada Anak Yang Tidak Cepat Sembuh

Posted by Neng Novie on

Siang hari, meski agak lemas, Kiki, 8 tahun, masih bisa bermain dengan sepupunya. Di masa liburan, beruntung ia memiliki nenek yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Jadi, dalam kondisi batuk yang terus menempel, ia masih bisa berkunjung ke rumah nenek dan berkumpul dengan sepupunya. "Batuknya sudah dua bulan. Tapi yang parah malam, bisa-bisa dia nggak tidur deh," kata sang mama.
Obat Batuk, Obat Batuk Tradisional, Obat Batuk Alami, Obat Batuk Berdahak, Obat Batuk Herbal, Obat Batuk Kering, Obat Batuk Anak, Obat Batuk Bayi, Obat Batuk Ibu Hamil, Obat Batuk Pilek

Badan anak yang akan menginjak kelas III sekolah dasar ini memang kurus. Sedari kecil, batuk akrab dengannya. Kadang baru sembuh seminggu, tenggorokannya sudah mulai gatal lagi dan tak lama suara uhuk-uhuk pun muncul dari mulutnya. Dr Haidir Suleiman MM, SpRM menyebutkan batuk merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan lendir yang jumlahnya berlebih. "Jadi, lendir atau dahak diproduksi dalam jumlah besar, sedangkan ukuran saluran pernapasan pada paru ukurannya medium," katanya. Normalnya, ia menyebutkan lendir tersebut keluar dari saluran bronkial dengan aksi dari cilia (rambut getar), menarik napas panjang dan batuk.

Walhasil, batuk adalah suatu motorik refleks. Spesialis anak FX Marseno menjabarkan batuk dipicu oleh sebuah rangsangan yang diteruskan ke otak dan dari pusat batuk di otak dikirim sinyal guna merangsang otot diafragma dan dinding rongga dada untuk beraksi dan berkontraksi. "Tidak semua batu itu jelek. Jadi jangan terlalu cemas," ia menegaskan dalam diskusi yang digelar Siloam Hospitals, Kebon Jeruk, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lantas, bagaimana bila batuk yang tidak kunjung sembuh atau terus kambuh? Marseno menyatakan kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor. Dia memaparkan, bisa jadi faktor dokter yang mengobati, orang tua yang melaksanakan program pengobatan yang diberikan dokter, dan faktor lain yang belum diatasi dengan baik. Misalnya, pengaturan lingkungan hidup dan peningkatan daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular. Marseno menjelaskan, balita cenderung lebih sering sakit karena daya tahan tubuh mereka terhadap infeksi yang terjadi di sekitarnya masih rendah sehingga mereka cepat tertular. Begitu juga anak yang memiliki bakat alergi yang kuat. Infeksi serupa pada anak tanpa bakat alergi tidak memicu kondisi parah, tetapi pada anak dengan genetik alergi dapat menyebabkan gangguan yang berlarut-larut.

Dari sisi dokter, ia menyebutkan kekambuhan itu bisa jadi karena dokter belum mengetahui penyebabnya dan pemberian obat pun belum tepat. "Atau bisa juga pengobatan sudah tepat, tetapi orang tua tidak melaksanakannya sesuai dengan aturan," Marseno mengungkapkan. Misalnya, dokter meminta diberikan obat tiga kali, pagi-siang-malam, tapi pemberian obat tidak tepat waktu. Padahal, kata dia, dengan tiga waktu itu, ada interval khusus, yakni enam jam. Sedangkan orang tua memberinya obat dalam interval waktu delapan jam. Atau takarannya, seharusnya satu sendok, karena ragu atau takut, menjadi setengah dari takaran seharusnya.

Bisa jadi juga ketika si anak baru sembuh, ia tertular lagi dari lingkungan di sekolah atau rumah. Belum lagi si anak tak kunjung sehat karena faktor lingkungan yang tidak mendukung proses penyembuhan. Artinya, bebasnya si anak dari batuk itu tidak hanya bergantung pada obat-obatan. "Obat saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah batuk yang berulang dan tidak sembuh-sembuh," Marseno menegaskan.

Ia menambahkan, perlu dilakukan juga perbaikan lingkungan hidup karena faktor ini sering menjadi perangsang batuk. Caranya, hindari polusi udara, di antaranya berupa asap rokok, infeksi virus/selesma, bahan kimia, udara kering, dan berenang. Selain itu, perlu peningkatan daya tahan tubuh anak, pengendalian alergi bila ada, dan tentunya kerja sama orang tua dengan dokter.

Marseno menyebutkan batuk pada anak dibagi dua, menurut lamanya dan frekuensi kekambuhannya. Bila berlangsung kurang dari 14 hari disebut batuk akut dan umumnya akan sembuh dengan sendirinya. Artinya, tidak memerlukan pengobatan yang spesifik. Sedangkan jenis lain ialah batuk kronik, yakni berlangsung lebih dari 14 hari dan berulang-ulang, sedikitnya tiga episode selama tiga bulan berturut-turut. "Nah, yang ini harus dicari penyebabnya dan disembuhkan dengan baik."

Di dunia medis, ia menjelaskan, dokter biasa menentukan lokasi kelainan penyebab batuk, apakah di saluran napas atau paru. Bila di saluran napas pun dicari lagi, apakah bagian atas atau bawah. Nah, pada batuk kronis berulang pada anak ada tiga penyebab. Yang paling sering adalah infeksi virus dan penyakit saluran napas seperti asma dan variannya. Sering juga disebabkan oleh alergi, rhinosinusitis, dan batuk pascainfeksi. Lalu, yang tergolong jarang masuknya benda asing, misalnya karena tersedak, rendahnya kekebalan tubuh, dan kelainan pada bronkus.

Karena itu, Marseno pun mengungkapkan pada anak perangsang refleks batuk pada anak ada tiga hal (SEK). Pertama, sekret, yakni ingus hidung dan lendir di tenggorokan, trakea, bronkus, dan bronkiolus. Kedua, edema--pembengkakan mukosa akibat radang dan infeksi. Biasanya karena alergi atau infeksi virus. Ketiga, kontriksi--penyempitan diameter saluran pernapasan karena pengerutan otot bronkus dan tekanan dari luar. Ia menegaskan, ada kesamaan untuk penanganan antara batuk akut dan kronis. "Obat penghilang batuk tak penting. Pengobatan harus berdasarkan penyebabnya."

RITA


Refleks Batuk
1. Batuk adalah sebuah usaha tubuh untuk mengeluarkan kelebihan cairan, toksin, dan benda asing dari saluran pernapasan.
2. Batuk adalah mekanisme pertahanan tubuh yang alami untuk melindungi sistem pernapasan sehingga batuk akut tidak seharusnya dihentikan atau ditahan. Dalam proses juga akan sembuh sendiri, kecuali bila sudah menjadi kronis.
3. Refleks batu terdiri atas empat tahapan.
a. Inspirasi: Menarik napas panjang, volume udara yang dihirup akan menentukan kekuatan batu. Kemudian glottis tertutup.
b. Kompresi: Terjadilah kontraksi pada otot-otot pernapasan sehingga terjadi tekanan pada rongga dada sangat tinggi sehingga glottis terbuka.
c. Ekspirasi: Aliran turbulen yang tinggi dan cepat sehingga benda-benda asing yang mengganggu dari saluran pernapasan keluar.
d. Relaksasi: Kontraksi terus terjadi pada otot-otot pernapasan sampai terjadi rangsangan batuk berikutnya.

Dongkrak Kelembapan Hidung
1. Dengan minum air sebanyak mungkin.
2. Mandi air hangat dan nasal drop/spray.
3. Menjaga kelembapan udara ruang yang ideal dengan cara memelihara ikan hias di akuarium, kolam kecil, atau humidifier. l
More aboutBatuk Pada Anak Yang Tidak Cepat Sembuh